KUIZ KLIK DENGAN BIJAK - SCAMMER

27 July 2022 |

Pada 27 July 2022 yang lalu, Pusat Ekonomi Digital Keluarga Malaysia (PEDi) Kg. Merotai Besar ,Tawau  telah menjalankan aktiviti  KUIZ KDB berkaitan dengan bahaya  'SCAMMER'.  Aktiviti bermula pada jam 9 pagi sehingga jam 11 pagi  dan disertai oleh 8 orang peserta. Tujuan aktivi ini dijalankan adalah untuk memberikan kesedaran tentang bahaya 'SCAMMER' dan kesannya kepada mangsa.

Scamming adalah modus penipuan yang dilakukan untuk mendapatkan keuntungan material berupa duit, dan sesuatu yang berharga milik orang lain.Tak hanya di dunia online, aktivitas scamming juga terjadi di dunia nyata dan terus akan menyasar orang-orang yang ‘lugu’.Seperti yang diketahui, banyak sekali platform media sosial yang digunakan setiap harinya dan membuat kejahatan scamming semakin marak terjadi.Selain itu, beberapa pengguna media sosial juga terkadang tidak hati-hati dalam membagikan momennya di media sosial.Sehingga ha-hal yang tidak semestinya dibagikan melalui media sosial (informasi sensitif) pun akhirnya dapat diketahui banyak orang tanpa memikirkan dampak yang di antaranya adalah scamming.Jika ditelusuri secara mendalam, sebenarnya scamming bisa terjadi karena kecerobohan pengguna.Misalnya ada pengguna yang memposting foto dan tidak memperhatikan bahwa ada kartu kredit yang nomornya terpampang jelas.Pelaku akan beraksi dengan mencari semua data penting Anda untuk dapat memperoleh akses misalnya untuk melakukan pembayaran, dan sebagainya.

Anda perlu mengetahui ciri-ciri kejahatan agar dapat segera menghindarinya, adapun ciri-ciri scamming adalah:

  • Berpura-pura menjadi orang atau perusahaan yang diketahui pengguna–biasanya Para scammer akan menghubungi pengguna dengan berpura-pura sebagai pemerintah, perusahaan, atau bahkan menjadi orang yang Anda kenal. Agar lebih dipercaya, mereka akan menggunakan identitas seperti asli agar memang terlihat terpercaya. Scammer menggunakan trik untuk mengubah nomor telepon yang muncul pada ID pemanggil di perangkat Anda, sehingga nama yang Anda lihat mungkin tidaklah asli.
  • Scammer akan mengatakan ada masalah atau juga hadiah–scammer juga akan menghubungi Anda dan memberitahukan bahwa Anda sedang terlibat suatu masalah atau bahkan juga mendapatkan hadiah.
  • Scammer akan menyuruh Anda bertindak cepat–mereka akan menyuruh korban untuk bertindak cepat sebelum berpikir. Jika Anda tidak menuruti kemauan scammer, mereka akan mengancam untuk menangkap Anda, melaporkan, mengambil surat perusahaan, atau mendeportasi Anda.
  • Scammer menyuruh Anda untuk membayar dengan cara tertentu–mereka akan menyuruh Anda untuk melakukan pembayaran melalui transfer atau menyimpannya dalam sebuah gift card dan memberikan nomornya kepada korban di akhir. Ada juga modus lain yaitu memberikan cek kepada korban (yang nantinya akan menjadi cek palsu), kemudian menyuruh Anda untuk menebusnya, dan mengirim uangnya.

Jenis-Jenis Scam

Scamming adalah kejahatan yang sebenarnya memiliki banyak sekali jenis-jenisnya, dan semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni mencuri uang. Berikut adalah jenis-jenis scam yang perlu Anda ketahui.

  • Phising

Phising adalah jenis scamming yang memanfaatkan kelengahan pengguna dengan mengirimkan email yang berisi pemberitahuan yang seolah-olah berasal dari perusahaan atau bank dan mengatakan bahwa Anda harus memverifikasi ulang akun menggunakan username dan password.Dengan data yang mereka dapatkan, pelaku dapat memanfaatkannya untuk kepentingan yang jahat, misalnya untuk melakukan transaksi dan menembus akses ke kartu kredit.

  • Auction Fraud

Seseorang akan berpura-pura menjual sesuatu di website lelang, misalnya eBay yang mana itu adalah penipuan semata.Misalnya ada juga yang menjual tiket konser yang tidak resmi, dan tiket tersebut sebenarnya sudah tidak valid lagi.

  • Donation Scam

Perbuatan jahat scammer yang selanjutnya adalah memanfaatkan belas kasihan orang lain dengan mengaku sebagai penyintas suatu penyakit atau sedang membutuhkan suntikan dana.Meskipun hal ini bisa saja nyata, tetapi scammer akan menggunakan akun palsu pada website scamming untuk membuat akun dan ‘merampok’ uang milik orang-orang.

  • Threat Scam

Scammer akan mengirimi Anda email dan mengaku sebagai orang yang bekerja pada perusahaan tertentu dan mengatakan bahwa Anda sedang mengalami masalah tertentu dan mengharuskan Anda untuk membayar agar masalah tersebut dapat diselesaikan.Selain pembayaran uang, mereka juga akan meminta bitcoin sebagai pembayaran alternatif.

Cara menghindari scamming sebenarnya tidaklah sulit, kuncinya adalah Anda tidak boleh mudah percaya pada orang lain terlebih lagi di internet.Karena semua orang dapat berpura-pura menjadi siapa saja, dan kapan saja.Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah cara menghindari scamming.

1. Jangan Membagikan Informasi Sensitif

Informasi sensitif seperti rincian kartu kredit, tabungan, atau ATM tidak boleh sampai tersebar ke orang-orang, apalagi melalui internet.Scammer akan menguras habis semua uang Anda jika hal ini masih Anda lakukan.

2. Pastikan Situs Sudah Aman

Scamming dapat terjadi setelah Anda mengunjungi suatu website. Bagaimana bisa? Misalnya Anda baru saja melakukan login menggunakan email dan kata sandi dan password di sebuah website, kemudian ternyata website tersebut belum memiliki sertifikat SSL, sehingga website tersebut belum aman.Dari kejadian tersebut, scammer akan memantau dan mencuri data yang Anda kirimkan ke website tersebut karena data tidak terenkripsi.Namun, hal itu tidak akan terjadi apabila website sudah memiki SSL, karena SSL akan mengenkripsi semua data yang dikirimkan.SSL juga akan mengubah protokol HTTP menjadi HTTPS (secure).

3. Tidak Membagikan Kode OTP

Pernahkah Anda mendapat panggilan yang mengaku sebagai staff (misalnya GOJEK, GRAB, dll) dan meminta kode OTP yang baru saja dikirimkan ke perangkat Anda?Perlu Anda ketahui bahwa perusahaan tersebut tidak pernah meminta kode OTP dan bahkan sudah melarang Anda untuk membagikan kode tersebut kepada orang lain.Hal ini adalah kegiatan scamming yang paling umum terjadi, dan yang paling mengerikan adalah banyak juga yang dengan mudahnya memberikan kode OTP ini.Mulai sekarang jangan sampai Anda membagikan kode OTP karena dampaknya akan sangat besar bagi Anda.

4. Atur Password Kuat

Gunakan password yang kuat dengan kombinasi rumit agar sulit diakses oleh orang lain (cracker).Hal itu dapat menjauhkan Anda dari pencurian identitas yang mana dapat digunakan oleh scammer untuk keuntungan mereka misalnya manipulasi transaksi, kredit, dan lainnya.Scammer menggunakan identitas Anda agar dan sistem akan mengira bahwa itu memang Anda yang melakukannya.

5. Jangan Mudah Menuruti Perintah

Anda tidak boleh mudah menuruti apa yang diminta dan dipaksa oleh orang yang bahkan Anda tidak dikenal saat melalui telepon.Mereka cenderung tidak memberi waktu Anda untuk berpikir sebelum bertindak, sehingga yang Anda lakukan bukanlah kemauan Anda sendiri.Jika memang mengaku dari perusahaan tertentu, perlu digarisbawahi bahwa perusahaan yang asli akan memberikan waktu kepada Anda sebelum memberikan tindakan tertentu, bukan sebaliknya.